Minggu, Juli 11, 2010

Terbaik pilihan David Beckham


David Beckham memilih sejumlah pemain dari turnamen empat tahunan Afrika Selatan kali ini, sebagai anggota tim impiannya.

1. Fernando Muslera (Uruguay) - Kiper Lazio ini baru saja 'ditemukan'. Dia baru beberapa bulan memulai kiprah internasionalnya. Uruguay tak pernah kebobolan di tahap penyisihan grup. Dia menggagalkan dua tendangan penalti Ghana, yang menunjukkan dia punya temperamen untuk laga skala besar.

2. Sergio Ramos (Spanyol) - Pernah bermain bersama Sergio di Madrid, saya bisa bilang dia salah satu pasukan bertahan yang paling komit dan memiliki determinasi. Dia senang menyambung dengan para penyerang, bahkan suka menendang kalau mendapat kesempatan. Dia bagus di Piala Dunia ini.

3. Ashley Cole (Inggris) - Bagi saya, Ashley adalah bek kiri terbaik di dunia. Ashley tak pernah berhenti lari. Dia juga senang menyerang.

4. Carles Puyol (Spanyol) - Laga semi final menunjukkan betapa pentingnya peran dia bagi Spanyol. Bukan hanya karena dia bermain defensif sangat kuat, tapi juga karena dialah yang menjebloskan gol penting yang membawa Spanyol ke final.

Saya sudah pernah main melawan dia sebelumnya. Dia punya bakat alami, perawakannya besar, etos kerja kuat, dan memimpin dengan memberi contoh. Kerjasamanya dengan Pique sangatlah krusial bagi Spanyol.

5. John Mensah (Ghana) - Kapten Ghana ini makin solid seiring berjalannya turnamen, tapi hanya tak beruntung di perempat final saat melawan Uruguay. Dia memimpin dengan memberi contoh, tak ragu-ragu 'menawarkan badan', sebagai defender, demi tim.

6. Bastian Schweinsteiger (Jerman) - Piala Dunia yang baik buat dia, dan tampil impresif, utamanya saat melawan Inggris. Dia punya segalanya yang dibutuhkan pemain tengah modern. Anda pasti akan menginginkannya di tim Anda.

7. Wesley Sneijder (Belanda) - Playmaker berbakat. Dia jago menempatkan operan dan impresif dalam menangani bola mati. Dengan memperluas peran di lapangan tengah, dia sudah bikin gol banyak di Piala Dunia. Dia layak ditonton di final Minggu nanti.

8. Xavi Hernandez (Spanyol) - Tiap tim butuh seorang Xavi. Dia yang menjalankan 'ruang mesin' baik bagi Spanyol maupun Barcelona. Dia seorang pemain yang sungguh cerdas. Dia punya daya pandang hebat, juga operan yang akurat. Dia mengambil alih bola di situasi seketat apa pun dan, bagi saya, dialah pemain utama Spanyol. Dia bisa jadi pemain terbaik Piala Dunia, bersaing dengan Sneijder.

9. Thomas Mueller (Jerman) - Tak banyak yang mendengar namanya sebelum Piala Dunia. Tapi empat gol, tiga umpan, dalam lima laga, itu fakta menakjubkan buat penyerang berumur 20 tahun. Sungguh disayangkan Jerman tak lolos ke semi final, dan kita bisa bilang itu karena timnya kehilangan kecepatan dan kemampuan penuntasannya, saat ia tak main di semi final baru-baru ini.

10. Diego Forlan (Uruguay) - Penyerang yang makin mantap dari tahun ke tahun. Saya merasa beruntung sempat main bersama Diego di United. Kita bisa lihat seberapa berbakatnya dia, dan kini dia punya rasa percaya diri yang besar. Dia dua kali memimpin produksi gol di La Liga dan dengan empat gol, juga sejumlah umpan di Afrika Selatan, jelas ini adalah turnamen yang baik untuknya.

11. David Villa (Spanyol) - Top scorer di turnamen sejauh ini, dia adalah salah satu 'penuntas' terbaik di dunia. Kedua kakinya sama baiknya, dan meremukkan di depan gawang. Mencemaskan bahwa dia pindah juga ke Barcelona yang, sebelum dia masuk, sudah menjadi tim yang hebat.

Tiga cadangan

Michael Bradley (Amerika Serikat) - Saya pikir AS tampil bagus, dan keluar karena kurang hoki saja. Teman setim saya, Landon, cukup bagus tapi saya sangat terkesan dengan Michael Bradley. Kalau AS bisa memunculkan pemain-pemain seperti dia di masa depan, sepak bola bakal tumbuh sehat di AS.

Maicon (Brasil) - Brasil punya banyak wing back bagus. Maicon adalah salah satunya. Menurut saya dia main bagus untuk Brasil dan musim lalu berjalan baik untuknya di Inter. Golnya di laga pertama keren pula.

Lionel Messi (Argentina) - Bagaimana bisa tak memasukkan pemain terbaik dunia di tim? Dia sudah melakukan segalanya, selain bikin gol, di Piala Dunia kali ni. Hanya tak beruntung saja. Dia sangat memukau untuk diamati.

Jumat, Juli 09, 2010

:: nama pemain keturunan Maluku di belanda ::


Jangan kaget gan kalau banyak sekali di antara para pemain bola tim nasional di World Cup 2010 mereka yang kebetulan berdarah Maluku. Seperti kita tau, Giovanni van Bronckhoorst adalah salah satunya. Nyong Maluku ini sudah memperkuat timnas Belanda sejak tahun 1998. Sudah banyak sekali berita yang jelas mengatakan bahwa kapten timnas Belanda ini adalah berdarah Ambon *kalau ga salah. Ternyata tidak hanya doi, anggota tim nasional bola Belanda di piala dunia 2010 ini juga berisi nama-nama beken yang keturunan Maluku alias Indonesia. Inilah daftar anggota timnas Belanda yang kebetulan berdarah Indonesia keturunan Maluku.

Ini beberapa nama pemain keturunan Maluku yang siap-siap menggantikan era Giovanni dkk beberapa tahun mendatang.

Michael Timisela, Sven Taberima, Christian Supusepa, Robert Timisela (Ajax Amsterdam), Mathija Marunaya, Gaston Salasiwa (AZ Alkmaar), Ignacio Tuhuteru, (FC Groningen), Marciano Kastirejo, Max Lohy, Stefano Lilipaly (FC Utrecht), Domingus Lim-Duan, Nelljoe Latumahina, Juan Hatumena, Petu Toisuta (FC Zwolle), Djilmar Lawansuka (Feyenoord Rotterdam), Raphael Tuankotta (21, Volendam Yunior), Justin Tahaparry (21, FC Eindhoven), Estefan Pattinasarani (17 tahun, AZ Alkmaar), Tobias Waisapy (18, Feyenoord Yunior).
Jadi, kalau orang Maluku identik dengan timnas Belanda, bukan sebuah keterpaksaan, bukan sekedar ngefans, tetapi sejarah dan hubungan persaudaraan yang masih terjalin sampai sekarang.

Giovanni van Bronckhoorst:

Johny Heitinga:

Demy de Zeeuw:

Nigel de Jong:

Robin van Persie:

mari bergabung di dalam grup Giovanni Van Bronckhorst asli anak maluku:
http://www.facebook.com/group.php?gid=105660126153521

APLIKASI BENDERA BELANDA;http://apps.facebook.com/netherlandsflag/

Rabu, Juli 07, 2010

Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon


Ambon - Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain "Singa Oranye", lima di antaranya berdarah Maluku.

Saat Belanda menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di kota Ambon tumpah ruah di ruas-ruas jalan. Aksi ngebut sejumlah kendaraan bermotor dan mobil menghiasi kota bertajuk manise ini.

"Kami yakin, Belanda akan jadi kampiun. Belanda akan ketemu Jerman di Final. Jerman boleh bangga menaklukkan calon juara Argentina dan Inggris. Tapi ini Belanda, Bung, bukan Argentina atau Inggris. Kami sangat yakin, Belanda akan juara," tegas Rodman Sapulette, yang diamini rekan-rekannya, saat ditemui detikcom di salah satu mangkal anak muda di kompleks Belakang Soya, Kecamatan Sirimau.

Di desa Tulehu, konvoi kemenangan pendukung Belanda sangat meriah. "Mereka pantas menang, karena semangat, gaya main dan strategi yang diterapkan," ujar Acil Lestaluhu, salah satu pelatih klub lokal di Ambon di Tulehu.

Tahun ini, kata Acil, dinilai penampilan terbaik tim kesayangannya. "Saya berharap, orang Ambon yang akan angkat Piala Dunia 2010. Ada Giovanni van Bronckhorst, Nigel de Jong, John Heitinga, Gregory van der Wiel, Demi de Zeeuw, dan Ibrahim Afellay," papar Acil.

Pantauan detikcom, Rabu (7/7/2010), aksi borong bendera, gelang, ikat kepala, dan kostum de Oranye marak terjadi. "Kaos Belanda sudah habis sejak dua jam lalu, yang ada hanya jaket," ungkap Hilda Halim (20) penjaga toko pakaian di areal Ambon Plaza, Jl Sam Ratulangi.

Hal yang sama juga terlihat di toko Hidayah. "Iya, Pak, kostum Belanda habis. Padahal persediaan kami banyak. Orang Ambon memang fans berat tim Belanda," ujar Hi. Saleh (62), pemilik toko.

Nuansa ini sama persis dengan sejumlah kios dan toko di pusat perbelanjaan Ambon Plaza ini. Tak satu pun kostum Belanda yang digantung atau terpajang. "Habis, Bos. Tinggal jaket dan gelang. Itu juga hampir habis," kata Dahniar (39) pemilik toko sport di areal Amplas.

Di lain sisi, nyaris hampir semua angkot jurusan Kudamati, Benteng atas, Batu Gajah, Batu Meja, Karang Panjang, dan sejumlah rute lainnya, berbendera Belanda. Begitupun ratusan bendera tim The Flying Dutchman ini berkibar di sejumlah lokasi di kota Ambon. Dari yang ukuran kecil hingga paling besar berukuran 7-10 meter.

Selain bendera, sejumlah tempat mangkal anak muda dan dinding tembok juga dicat bendera Belanda. Beberapa motor dan mobil juga dicat bendera Belanda.

Seberadaan banyak pemain top Belanda yang berdarah Maluku membuat ribuan warga kota Ambon mendukung habis-habisan tim merah-putih-biru itu.

Tak lupa, ikatan emosional orang Ambon dengan Negeri Kincir Angin memang lekat. Ada ribuan orang Maluku atau warga Ambon yang tinggal dan telah menjadi warga negara Belanda. Ikatan ini semakin kuat setelah pemerintah kota Ambon kerap menjalin kerja sama dengan pemerintah Kerajaan Belanda dari berbagai bidang pembangunan.

Nyaris Bentrok


Fanatisme tim sepakbola yang bertarung di Piala Dunia 2010 bukan hanya milik peserta laga bergengsi itu. Kecintaan berlebihan terhadap tim kesayangan juga di tunjukkan warga kota Ambon, sampai-sampai nyaris bentrok.

Saat� Brasil dihentikan Oranye di perdelapan final, misalnya, Sesama warga Desa Batu Merah di Kecamatan Sirimau, kota Ambon, saling hadang dan baku lempar.

Saat pawai kemenangan, fans Belanda dihadang fans Brasil di ruas jalan Batu Merah. Saling ejek dan caci maki terjadi. Beruntung tim Bimob Polda Maluku sigap dan melerai kedua pendukung.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP. Didik Widjanarko, mengatakan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan antisipasi terhadap ekses dari pertandingan timnas Belanda melawan tim lainnya termasuk tim Uruguay dinihari tadi. Seluruh petugas seperti, Samapta, intel, Buser, Satlantas hingga Brimob di terjunkan ke sejumlah titik-titik di Kota Ambon yang dianggap rawan.

"Kami akan selalu memantau konvoi masyarakat di jalan-jalan sebagai bentuk luapan kegembiraannya atas kemenangan tim favoritnya," tandas Kapolres melalui pesan elektronik kepada tim kami.
by : Zigello Nagpantai

Ronaldo Jadi Bapak!


(AFP/Zigello Nagpantai)

Selama Piala Dunia berlangsung Cristiano Ronaldo ternyata sambil menunggu perubahan statusnya menjadi "bapak". Setelah Portugal kalah, ia mengumumkan dirinya sudah punya anak.

Kabar Ronaldo baru jadi bapak langsung menjadi trending topic di jejaring sosial twitter. Ini dikarenakan orang yang bersangkutan sendiri yang mengumumkan kabar tersebut.

Pada postingannya tertanggal 3 Juli 2010, dalam akun twitter pemain termahal dunia itu tertera kalimat:

"Sungguh kebahagiaan dan emosi tak terkira. Dengan ini saya beritahukan, baru-baru ini saya telah menjadi bapak seorang anak laki-laki.

"Sebagaimana disepakati dengan ibunya, yang ingin identitasnya tetap dirahasiakan, anak saya akan berada di dalam penjagaan eksklusif. Tak ada informasi lebih jauh soal itu, dan saya meminta semua orang menghormati penuh hak privasi saya (dan anak saya itu), paling tidak pada hal-hal yang menyangkut pribadi."

Selain di akun twitter-nya, pesan yang sama tertulis dalam status di akun resmi Cristiano Ronaldo, yang juga ditampilkan di situs pribadinya, www.cristianoronaldo.com.

Siapa wanita yang menjadi ibu dari anak pria 25 tahun itu? Sebagaimana dijelaskan di atas, sejauh ini memang belum diketahui. Yang pasti, Ronaldo belum pernah menyatakan telah menikah.

Pemain Real Madrid itu, yang menjadi kapten Portugal di Afrika Selatan 2010 -- tersingkir di babak 16 besar oleh Spanyol --, dikenal sering gonta-ganti pasangan yang berasal dari kalangan selebriti. Ia pernah dikabarkan berpacaran dengan sosialita Amerika, Paris Hilton dan Kim Kardashian, aktris Inggris Gemma Atkinson, model Spanyol Nereida Gallardo, presenter TV Italia Leitizia Filippi, dan model Italia Raffaela Fico.


Ronaldo Jadi Bapak!

Selama Piala Dunia berlangsung Cristiano Ronaldo ternyata sambil menunggu perubahan statusnya menjadi "bapak". Setelah Portugal kalah, ia mengumumkan dirinya sudah punya anak.

Kabar Ronaldo baru jadi bapak langsung menjadi trending topic di jejaring sosial twitter. Ini dikarenakan orang yang bersangkutan sendiri yang mengumumkan kabar tersebut.

Pada postingannya tertanggal 3 Juli 2010, dalam akun twitter pemain termahal dunia itu tertera kalimat:

"Sungguh kebahagiaan dan emosi tak terkira. Dengan ini saya beritahukan, baru-baru ini saya telah menjadi bapak seorang anak laki-laki.

"Sebagaimana disepakati dengan ibunya, yang ingin identitasnya tetap dirahasiakan, anak saya akan berada di dalam penjagaan eksklusif. Tak ada informasi lebih jauh soal itu, dan saya meminta semua orang menghormati penuh hak privasi saya (dan anak saya itu), paling tidak pada hal-hal yang menyangkut pribadi."

Selain di akun twitter-nya, pesan yang sama tertulis dalam status di akun resmi Cristiano Ronaldo, yang juga ditampilkan di situs pribadinya, www.cristianoronaldo.com.

Siapa wanita yang menjadi ibu dari anak pria 25 tahun itu? Sebagaimana dijelaskan di atas, sejauh ini memang belum diketahui. Yang pasti, Ronaldo belum pernah menyatakan telah menikah.

Pemain Real Madrid itu, yang menjadi kapten Portugal di Afrika Selatan 2010 -- tersingkir di babak 16 besar oleh Spanyol --, dikenal sering gonta-ganti pasangan yang berasal dari kalangan selebriti. Ia pernah dikabarkan berpacaran dengan sosialita Amerika, Paris Hilton dan Kim Kardashian, aktris Inggris Gemma Atkinson, model Spanyol Nereida Gallardo, presenter TV Italia Leitizia Filippi, dan model Italia Raffaela Fico.

Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon

Ambon - Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain "Singa Oranye", lima di antaranya berdarah Maluku.

Saat Belanda menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di kota Ambon tumpah ruah di ruas-ruas jalan. Aksi ngebut sejumlah kendaraan bermotor dan mobil menghiasi kota bertajuk manise ini.

"Kami yakin, Belanda akan jadi kampiun. Belanda akan ketemu Jerman di Final. Jerman boleh bangga menaklukkan calon juara Argentina dan Inggris. Tapi ini Belanda, Bung, bukan Argentina atau Inggris. Kami sangat yakin, Belanda akan juara," tegas Rodman Sapulette, yang diamini rekan-rekannya, saat ditemui detikcom di salah satu mangkal anak muda di kompleks Belakang Soya, Kecamatan Sirimau.

Di desa Tulehu, konvoi kemenangan pendukung Belanda sangat meriah. "Mereka pantas menang, karena semangat, gaya main dan strategi yang diterapkan," ujar Acil Lestaluhu, salah satu pelatih klub lokal di Ambon di Tulehu.

Tahun ini, kata Acil, dinilai penampilan terbaik tim kesayangannya. "Saya berharap, orang Ambon yang akan angkat Piala Dunia 2010. Ada Giovanni van Bronckhorst, Nigel de Jong, John Heitinga, Gregory van der Wiel, Demi de Zeeuw, dan Ibrahim Afellay," papar Acil.

Pantauan detikcom, Rabu (7/7/2010), aksi borong bendera, gelang, ikat kepala, dan kostum de Oranye marak terjadi. "Kaos Belanda sudah habis sejak dua jam lalu, yang ada hanya jaket," ungkap Hilda Halim (20) penjaga toko pakaian di areal Ambon Plaza, Jl Sam Ratulangi.

Hal yang sama juga terlihat di toko Hidayah. "Iya, Pak, kostum Belanda habis. Padahal persediaan kami banyak. Orang Ambon memang fans berat tim Belanda," ujar Hi. Saleh (62), pemilik toko.

Nuansa ini sama persis dengan sejumlah kios dan toko di pusat perbelanjaan Ambon Plaza ini. Tak satu pun kostum Belanda yang digantung atau terpajang. "Habis, Bos. Tinggal jaket dan gelang. Itu juga hampir habis," kata Dahniar (39) pemilik toko sport di areal Amplas.

Di lain sisi, nyaris hampir semua angkot jurusan Kudamati, Benteng atas, Batu Gajah, Batu Meja, Karang Panjang, dan sejumlah rute lainnya, berbendera Belanda. Begitupun ratusan bendera tim The Flying Dutchman ini berkibar di sejumlah lokasi di kota Ambon. Dari yang ukuran kecil hingga paling besar berukuran 7-10 meter.

Selain bendera, sejumlah tempat mangkal anak muda dan dinding tembok juga dicat bendera Belanda. Beberapa motor dan mobil juga dicat bendera Belanda.

Seberadaan banyak pemain top Belanda yang berdarah Maluku membuat ribuan warga kota Ambon mendukung habis-habisan tim merah-putih-biru itu.

Tak lupa, ikatan emosional orang Ambon dengan Negeri Kincir Angin memang lekat. Ada ribuan orang Maluku atau warga Ambon yang tinggal dan telah menjadi warga negara Belanda. Ikatan ini semakin kuat setelah pemerintah kota Ambon kerap menjalin kerja sama dengan pemerintah Kerajaan Belanda dari berbagai bidang pembangunan.

Nyaris Bentrok


Fanatisme tim sepakbola yang bertarung di Piala Dunia 2010 bukan hanya milik peserta laga bergengsi itu. Kecintaan berlebihan terhadap tim kesayangan juga di tunjukkan warga kota Ambon, sampai-sampai nyaris bentrok.

Saat� Brasil dihentikan Oranye di perdelapan final, misalnya, Sesama warga Desa Batu Merah di Kecamatan Sirimau, kota Ambon, saling hadang dan baku lempar.

Saat pawai kemenangan, fans Belanda dihadang fans Brasil di ruas jalan Batu Merah. Saling ejek dan caci maki terjadi. Beruntung tim Bimob Polda Maluku sigap dan melerai kedua pendukung.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP. Didik Widjanarko, mengatakan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan antisipasi terhadap ekses dari pertandingan timnas Belanda melawan tim lainnya termasuk tim Uruguay dinihari tadi. Seluruh petugas seperti, Samapta, intel, Buser, Satlantas hingga Brimob di terjunkan ke sejumlah titik-titik di Kota Ambon yang dianggap rawan.

"Kami akan selalu memantau konvoi masyarakat di jalan-jalan sebagai bentuk luapan kegembiraannya atas kemenangan tim favoritnya," tandas Kapolres melalui pesan elektronik kepada

Sabtu, Juli 03, 2010

Leonardo Ancam Posisi Dunga

Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2010 langsung menyeret Carlos Dunga sebagai sasaran tembak. Posisi Dunga sebagai pelatih kini terancam seiring munculnya beberapa nama kandidat pelatih baru.

Seperti dilansir Channel4, Minggu 4 Juli 2010, mantan pelatih AC Milan Leonardo menjadi kandidat terkuat saat ini. Kontrasnya, Leonardo juga dianggap gagal saat melatih Rossoneri. Saat ini Leonardo menghabiskan waktunya bersama keluarganya di Brasil usai dipecat dari Milan.

Selain nama Leonardo, muncul pula nama Luiz Felipe Scolari yang berhasil mengantar Selecao tampil sebagai juara pada 2002. Meski kini ia tengah mempersiapkan perpanjangan kontrak di klub Brasil Palmeiras, namun Scolari tetap berpeluang mengarsiteki Selecao.

Dunga mendapat sorotan setelah Brasil harus angkat koper di babak perempatfinal usai ditekuk Belanda 2-1. Padahal di event empat tahunan itu, Brasil menjadi kandidat terkuat sebagai juara.

Harapan rakyat Brasil untuk merengkuh trofi paling prestisius akan dipertaruhkan di negaranya. Pasalnya, Brasil akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 mendatang. Alasan itulah yang membuat kandidat pengganti Dunga tentu punya beban yang lebih berat.