Selain memiliki karakteristik wisata pantai yang menampakkan ciri khas Ambon sebagai kota kepulauan, juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup tinggi. Wujud warisan sejarah dan budaya fisik yang sampai saat ini dapat dilihat antaranya yaitu gedung-gedung ibadah, tempat-tempat pemakaman, rumah-rumah raja, bentuk-bentuk patung yang terkait dengan kepercayaan dan kepahlawanan, monument perjuangan dan benteng-benteng.
Daya tarik wisata yang dimiliki Kota Ambon hampir sebagian besar di dominasi oleh wisata pantai, hal ini tidak luput dari kondisi fisik Kota Ambon yang sebagian besar di kelilingi oleh perairan dan teluk, seperti Laut Banda, Teluk Ambon, Teluk Dalam dan Teluk Baguala. Dengan adanya potensi perairan dan teluk serta di tunjang dengan kondisi alam yang menawarkan keindahan alam, tentunya Kota Ambon ini mempunyai potensi besar untuk dikemkembang kan dalam sektor pariwisata. Beberapa lokasi yang memiliki potensi wisata (alami dan buatan) yang kini dijadikan sebagai Objek Wisata di Ambon adalah : Museum Siwa Lima, Commonwealth War Cemetery, Monumen Pattimura, Martha Christina Tiahahu, Puncak Gunung Sirimau, Pantai Natsepa, Pantai Hunimua, Kolam Waiselaka, P.Pombo, Pantai Namalatu dll masih banyak lagi.
Untuk datang ke Ambon tidak susah, dari Jakarta dengan Batavia atau lion langsung Ambon dg waktu 3 jam 15 mnit, ada juga yang singgah Makasar atau Surabaya,(lion,sriwijaya dan Batavia) dan mulai 3 Juni Garuda juga akan masuk ambon dlm rangka menyukseskan Sail Banda 2010.
Ambon menjadi tuan rumah Sail Banda 2010, even bahari terbesar di Indonesia dan berkelas internasional.
Sebagian besar kegiatan Sail Banda akan digelar di Kota Ambon. Misalnya olahraga perairan, seminar-seminar internasional, tempat berkumpulnya pemuda seluruh Indonesia yang dikenal dengan pemuda Nusantara.Sementara di Banda, hanya digelar beberapa kegiatan saja seperti lomba perahu layar. Namun, perahu layar itu juga akan menyinggahi Kota Ambon.Selain itu, juga akan digelar operasi Suraya Bhaskara Jaya yang akan diikuti personil TNI Angkatan Laut (AL), Royal Singapore Navy (RSN), Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), United States Navy (USN) dan Royal Navy Inggris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar